Pentingnya Website sebagai Media Publikasi Sekolah
Selasa, 20 Juli 2010
Salah satu tuntutan era globalisasi dalam dunia pendidikan adalah adanya sebuah pengelolaan sekolah yang terintegrasi dengan sebuah sistem informasi dan teknologi berbasis komputer. Oleh karena itu, sudah semestinya perkembangan tekonologi informasi dan komputer yang kebanyakan orang mengkaitkan dengan teknologi internet (interconnected-networking) itu direspon oleh sekolah dalam rangka meningkatkan pelayanan dan kualitas pendidikan kepada siswa. Website merupakan salah satu media penyampaian informasi dan publikasi yang mudah diakses dari mana saja, kapan saja tanpa terbatas oleh wilayah geografis yang dapat dimanfaatkan oleh sekolah.
Web, website, weblog atau portal diartikan sebagai kumpulan halaman yang menampilkan informasi data teks, data gambar diam atau gerak, data animasi, suara, video dan atau gabungan dari semuanya, baik yang bersifat statis maupun dinamis yang membentuk satu rangkaian bangunan yang saling terkait dimana masing-masing dihubungkan dengan jaringan-jaringan halaman atau hyperlink. Website dapat dibedakan menjadi dua yaitu web statis dan web dinamis. Web statis adalah web yang berisi informasi-informasi yang bersifat statis (tetap), sedangkan Web Dinamis adalah web yang menampilkan informasi yang bersifat dinamis (berubah-ubah) dan dapat saling berinteraksi dengan user. Web statis yang ditampilkan adalah sisi tampilan yang banyak mengandung grafis sehingga untuk merancang web statis tidak diperlukan kemampuan pemrograman yang handal. Dalam hal ini yang dibutuhkan hanya kemampuan mendesain grafis, web dan cita rasa seni. Sedangkan untuk Web dinamis yang banyak ditampilkan adalah pengolahan data sehingga dibutuhkan kemampuan dalam pemrograman web.
Dalam rangka meningkatkan pelayanan pendidikan khususnya di SMP Muhamadiyah Tersono Kabupaten Batang yakni untuk penyebarluasan informasi sekolah, kegiatan kesiswaan, profil sekolah dan informasi lainnya dalam sebuah weblog, dalam hal ini saya turut mengapresiasikan dan memberikan semangat kepada sekolah untuk dapat terus melakukan pembaharuan-pembaharuan di bidang teknologi informasi. Karena, salah satu tuntutan dibuatnya sebuah weblog adalah akuratisasi dan aktualisasi informasi yang ada di dalamnya. Harapannya Weblog tersebut dapat meningkatkan mutu pelayanan pendidikan terhadap siswa serta media komunikasi yang interaktif dengan orangtua / wali siswa.
Langkah untuk mengekpose dan menyebarluaskan informasi sekolah dan pelayanan pendidikan ini, diharapkan dapat diikuti oleh sekolah-sekolah lain sehingga masyarakat akan lebih terbuka dan memberikan pencitraan yang baik di dunia pendidikan. Tentunya, tidak segampang membalikkan telapak tangan, namun semua itu butuh proses dan pengelolaan pendidikan sekolah yang baik karena pengadaan infrastruktur teknologi sekolah membutuhkan sumber daya yang tidak kecil namun membutuhkan perencanaan, pengelolaan dan pemeliharaan sistem IT yang berkelanjutan.
Akhirnya, selamat dan sukses atas diluncurkannya weblog SMP Muhamadiyah Tersono, semoga dapat bermanfaat bagi siswa, guru, pelaku pendidikan dan masyarakat pada umumnya.
Akhmad Fandi Susanto, A.Md
Admin Website Disdikpora Kab. Batang
Kerang Rebus atau Kerang Mutiara, Pilih yang Mana?
Rabu, 19 Mei 2010
Cerita ini mengingatkan kita kepada seorang motifator sukses yang berdomisili di Pulau Sulawesi.
Andi (bukan nama sebenarnya), seorang anak yang hidup bersama keluarganya di bantaran sebuah sungai di Pulau Sulawesi. Rumahnya rapuh hampir roboh, menggunakan bambu untuk mengkokohkan kembali rumahnya.
Penghasilan keluarganya hanya cukup untuk membeli beras, setiap hari dia hanya memakan nasi dan garam sebagai bumbu nasi yang tawar.
Namun dialah Andi yang tak mau hidup seperti ini terus. Banyak akal untuk menutupinya. Setiap keluarganya telah menanak nasi, dia sisihkan nasi bagiannya untuk dibawa ke sungai dekat rumahnya dengan membawa alat untuk memancing dan kecap. Nasinya belum ia makan, tapi dia menunggu ada ikan kecantol mata pancingnya. Setiap ia dapat ikan, ikan langsung dia bakar dan dibumbui kecap dan langsung dimakan. Begitu berulangkali setiap ia akan makan.
Suatu hari saat dia makan, ayahnya menghampirinya. Ayahnya tak hanya diam, dia menanyai anaknya “Hai nak, apa yang sedang kamu lakukan?”, “Memancing ikan yah.” Jawab Andi dengan nada lemas perut belum keisi. Ayahnya bertanya kembali “Bolehkah Ayah bercerita nak?”, “Boleh yah.” Jawabnya. “Dapatkah kau membedakan kerang Mutiara dengan Kerang Rebus?”, “Tak tahu yah.” Jawabnya juga pingin tahu.
“Kerang Mutiara adalah kerang penghasil mutiara yang bernilai tinggi, sedangkan kerang rebus adalah kerang yang dijual dipinggiran jalan untuk dimakan. Namun kau tak pernah tahu bagaimana perjuangan kerang mutiara untuk dapat menghasilkan mutiara yang indah.
Kerang Mutiara dan Kerang Rebus sama hidup di laut, namun kerang mutiara diambil nelayan untuk diberi kelereng calon jadi mutiara di dalamnya. Kerang mutiara dipaksa untuk menelan kelereng itu didalamnya, hingga karangnya tak bisa tertutup.
Kerang yang tak tertutup dapat dimasuki pasir hingga pedih yang dirasa si kerang itu, seperti mata yang kemasukan pasir. Setiap hari si kerang menagis kesakitan karna pasir. Namun tagisan itu yang membuat kelereng berubah menjadi mutiara.
Sedangkan kerang rebus tak diperlakukan apa-apa oleh nelayan, hanya dikumpulkan dan dijual kembali kepada pedagang yang ada di pinggiran jalan.
Sekarang tinggal kau mau yang mana? Itulah jalan yang kau pilih”
“Kalau Mutiara yah?” tanya Andi.
“Kau harus mau sakit, kau harus mau susah, mau menghadapi rintangan, harus berani menghadapi hinaan, namun ingat jangan sekali-kali kau mengeluh dengan semua itu!”
“Kalau Rebus yah?” Tanya ia kembali.
Kau tak usah sakit, kau tidak usah menghadapi semuanya, nanti kau jadi orang-orang yang ada dipinggiran sana, maukah kau seperti itu?”
“tidak yah.” Jawabnya.
Andi membiayai sekolahnya sendiri dengan mencari getah karet di kebun orang lain, baunya apek tak karuan hingga setiap hari di sekolahnya Andi di panggil temannya terus dicium bau tangannya, langsung diludahi tangannya yang bau. Kejadian ini terus berulang. Andi menangis tak mau sekolah lagi karena hinaan ini, namun ayahnya berkata “Jika kamu mau jadi kerang mutiara kamu harus mau tahan hinaan ini”. Hingga Andi mengakalinya, setiap hari sebelum berangkat sekolah ia makan durian dengan tangannya langsung. Dipanggil lagi oleh temennya, dicium bau tangannya, tak lagi temennya meludahi.
Ayahnya hanya bisa membiayai sampai SMA, Ayahnya hanya bisa berkata “Jika kamu mau jadi kerang Mutiara kamu harus mau susah dan tidak putus asa.” Namun Andi termasuk anak pandai di SMAnya, dari seorang Wakil Kepala Sekolah mencari Andi, diberitahukan bahwa Andi dapat Beasiswa Kuliah Gratis, namun tetap membayar administrasi 100 ribu rupiah waktu itu.
Andi berlari menemui ayahnya di rumah, “Ayah aku dapat beasiswa kuliah gratis, tapi harus membayar administrasi 100ribu” Andi berlapor pada ayahnya dengan menunjukan suratnya. “Kalau begini kau harus kuliah, harus!” jawab ayah dengan Semangat.
Akhirnya sang ayah membawa Andi naik sepeda ke Rumah yang besar Kaya. Dengan basa-basi terlebih dahulu ayahnya berbicara kepada pemilik rumah, bercerita kesana-sini. Dan akhirnya sampai ke inti pembicaraan “Ini anak saya (Andi) dia dapat beasiswa kuliah di Pulau Jawa karna dia mendapat nilai baik di Sekolahnya, maksud kedatangan kami disini, bolehkah Kami meminjam uang sebesar 100ribu untuk administrasi kuliah Andi yang harus bibayar besok?”. Yang keluar dari mulut pemilik rumah : “Apa? Anda ini belagu tidak punya uang saja mau menguliahkan anak, tak tahu diri.....” Siayah memotong hinaan orang kaya itu “Cukup kami gak butuh bantuan bapak, bapak pikir kami tidak punya? Kami masih punya tanah luas.
Langsung ayahnya membawa Andi untuk pulang. Di tengah jalan Andi bertanya “Tanah yang mana yah, kita kan tak punya apa-apa?”, “Tu tanah Jawa.” Jawabnya.
Andi menangis sambil pukuli punggung ayahnya “Ayah boohong, ayah bohong....”, ayahnya berhenti mengayuh sepeda, dipeluknya Andi dan ayahnyapun menangis “Ayah tak tahan menerima hinaan oleh orang dihadapanmu nak.” Akhirnya dari seorang guru mau membiayai administrasi Beasiswanya.
Andi sekarang menjadi seorang yang sukses setelah merampungi kuliahnya, diapun juga memilih menjadi motifator untuk orang lain.
3.254.365 Siswa Lulus UN Utama SMP/MTs/SMPT 2010
Jakarta, Kamis (6 Mei 2010)--Sebanyak 3.254.365 siswa atau 90,27 persen peserta...
lulus Ujian Nasional Utama SMP/MTs/SMPT 2010. Sementara, dari total 3.605.163 peserta UN terdapat 350.798 (9,73%) siswa yang mengulang UN.
Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Mohammad Nuh menyampaikan hal tersebut saat memberikan keterangan pers tentang hasil UN SMP sederajat di Kementerian Pendidikan Nasional (Kemdiknas), Jakarta, Kamis (6/5/2010).
Angka kelulusan itu, jika dibandingkan tahun 2009 dengan jumlah peserta UN 3.441.815 siswa mengalami penurunan. "Tingkat kelulusannya tahun lalu 95,09 persen, tetapi masih ada kesempatan untuk ujian ulang. Mudah-mudahan bertambah (kelulusannya) ," ujarnya.
Mendiknas menyebutkan, dari 9,73 persen siswa yang mengulang UN ada beberapa provinsi yang paling tinggi persentase mengulangnya, yakni Nusa Tenggara Timur (39,87%), Gorontalo (38,80%), dan Bangka Belitung (34,69%). "Paling kecil Provinsi Bali yakni 1,4 persen," kata Mendiknas.
Adapun persentase siswa yang mengulang menurut jumlah mata pelajaran (MP), yakni ada 21,19 persen atau 74.317 siswa (satu MP), 37,14 persen atau 130.277 siswa (dua MP), 29,41 persen atau 103.185 siswa (3 MP), dan 12,26 persen atau 43.019 siswa (4 MP).
Mendiknas menyebutkan, terdapat 561 (1,31%) sekolah yang kelulusannya nol persen dengan jumlah siswa 9,283 (0,26%). Di sisi lain, lanjut Mendiknas, ada 17.852 sekolah (41,64%) sekolah yang kelulusannya 100 persen dengan jumlah siswa 1.116.761 siswa (31,32%).
Mendiknas menyampaikan daftar 102 sekolah yang masuk dalam 102 besar yang memiliki nilai rata-rata UN tertinggi. Mendiknas menyebutkan, peringkat pertama adalah SMP Negeri 1 Tulungagung, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur dengan jumlah peserta 394 siswa. "Lulus 100 persen dan nilai rata-rata UN 9,38," ujarnya.
Sementara, Mendiknas menyebutkan, peringkat kedua adalah SMP Negeri 1 Denpasar, Kota Denpasar, Bali dengan jumlah peserta 295 siswa. Sekolah ini siswanya lulus 100 persen dengan nilai rata-rata sama, yakni 9,38. Selain itu, kata Mendiknas, disusun daftar 117 siswa yang nilainya tertinggi.
Mendiknas menyebutkan tiga siswa yang memiliki nilai tertinggi. Mereka adalah Fitriyan Dwi Rahayu, siswi SMPN 1 Karanganyar, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, Ni Made Yuli Lestari (siswi SMPN 1 Gianyar, Kabupaten Gianyar, Bali), dan Ni Kadek Indra Puspayant (siswi SMPN 1 Abiansemal, Kabupaten Badung, Bali).
"Nilainya 9,95 hampir 10 semua. Dan ini bukan di Semarang, DKI Jakarta, atau Jawa Timur, ada di kota kecil. Nanti sore barangkali Bapak Presiden SBY akan telepon ke kepala sekolah dari masing-masing sekolah ini. Kami pun juga akan memberikan penghargaan bagi sekolah-sekolah terbaik ini," katanya.
Mendiknas mengatakan, para siswa yang memiliki nilai tertinggi ada di daerah menunjukkan bahwa prestasi tidak serta merta didominasi oleh kota-kota besar. "Artinya lokus tidak memberikan jaminan seseorang berprestasi. Buktinya yang juara bukan di ibukota provinsi, tetapidi daerah terpencil," ujarnya.
Hasil UN akan diumumkan oleh masing-masing sekolah besok (Jumat). Namun, kata Mendiknas, yang terpenting masih ada ujian ulang pada 17-20 Mei 2010. "Masih ada 10 hari untuk persiapkan. Mudah-mudahan dalam jangka 10 hari mereka bisa persiapkan dengan baik. Kepala sekolah, guru, dan orang tua kita semua tetap memberikan dukungan, dorongan, dan motivasi, sehingga Insya Allah bisa sukses," katanya.
Sumber : www.diknas.go.id
Rekap Hasil UN SMP MTs 2010 Kab. Batang
Pelaksanaan Ujian Nasional 2010 tingka SMP/MTs Kabupaten Batang tahun pelajaran 2009/2010 telah dilaksanakan pada tanggal 5 s.d 8 April 2010, Peserta Ujian Sebanyak 10.147 siswa dan yang mengikuti Ujian sebanyak 10.086, dari jumlah tersebut ada siswa yang berhasil dan mengulang dengan rincian sbb:
SMP Negeri Peserta = 7.055
Berhasil 5.864
Mengulang 1.189
Prosentase Keberhasilan 83.12%
SMP Swasta Peserta = 467
Berhasil 373
Mengulang 94
Prosentase Keberhasilan 78.84%
MTS Negeri Peserta = 183
Berhasil 182
Mengulang 1
Prosentase Keberhasilan 99.45%
MTS Swasta Peserta = 2.381
Berhasil 2.095
Mengulang 286
Prosentase Keberhasilan 87.99%
Bagi siswa yang mengulang UN sesuai POS UN, UN Ulangan akan dilaksanakan tanggal 17 s.d 20 Mei 2010.
Adapun secara rinci dapat dilihat pada link sbb:
Nota Dinas Laporan Keberhasilan Pelaksanaan UN SMP/Mts 2009/2010 (Halaman 1, Halaman 2)
Lampiran Daftar Keberhasilan UN (Lampiran 1, Lampiran 2)
Demikian terima kasih.
Baca Selengkapnya...
